Tren Green Jobs di Indonesia Tahun Ini, Data dan Proyeksi
Tim Editorial GreenSkill pelatihan green jobs, sertifikasi lingkungan, karier berkelanjutan

Tren Green Jobs di Indonesia Tahun Ini, Data dan Proyeksi

Indonesia memiliki sekitar 3,45 juta tenaga kerja hijau berdasarkan data Sakernas 2022 yang diolah Bappenas. Pemerintah menargetkan angka ini naik menjadi 5,01 sampai 5,32 juta orang, atau 2,96 sampai 3,14 persen dari total tenaga kerja, pada 2029 sesuai RPJMN 2025 sampai 2029. Peluang terbesar justru ada pada sekitar 49 juta pekerja dengan pekerjaan "potensial hijau" yang bisa beralih jika memiliki keterampilan yang tepat.

Apa Itu Green Jobs?

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) mendefinisikan green jobs sebagai pekerjaan layak yang berkontribusi menjaga atau memulihkan lingkungan. Dalam pemetaan Bappenas, tenaga kerja dibagi menjadi tiga kelompok:

  • Hijau: pekerjaan yang sudah berkontribusi langsung pada kelestarian lingkungan.
  • Potensial hijau: pekerjaan yang belum sepenuhnya hijau, tetapi bisa menjadi hijau melalui teknologi dan praktik berkelanjutan.
  • Non hijau: pekerjaan di luar kedua kelompok tersebut.

Bappenas saat ini sedang merumuskan ulang definisi green jobs agar lebih sesuai dengan kondisi Indonesia.

Berapa Jumlah Tenaga Kerja Hijau di Indonesia?

KelompokJumlah (2022)
Hijau3,45 juta
Potensial hijau49,12 juta
Non hijau82,13 juta

Sumber: Sakernas 2022, BPS, diolah Direktorat Ketenagakerjaan Bappenas.

Artinya, tenaga kerja hijau baru sekitar 2,6 persen dari total tenaga kerja, sementara kelompok potensial hijau jauh lebih besar.

Berapa Target dan Proyeksi Green Jobs hingga 2029?

Target dalam RPJMN 2025 sampai 2029:

TahunJumlah tenaga kerja hijauProporsi dari total tenaga kerja
20254,01 sampai 4,06 juta2,70 sampai 2,73 persen
20295,01 sampai 5,32 juta2,96 sampai 3,14 persen

Peta Jalan Pengembangan Tenaga Kerja Hijau Indonesia (Bappenas, 2025) memproyeksikan tiga skenario:

Skenario202720282029
Rendah4,36 juta4,57 juta4,79 juta
Moderat4,48 juta4,73 juta5,01 juta
Tinggi4,64 juta4,97 juta5,32 juta

Skenario ini mengasumsikan pertumbuhan lapangan kerja 3,3 persen per tahun. Pada periode yang sama, pekerjaan potensial hijau diproyeksikan mencapai 65,82 sampai 72,02 juta pada 2029.

Sektor dan Wilayah Mana yang Paling Berpeluang?

Bappenas memetakan penciptaan green jobs di sektor energi, kendaraan listrik, restorasi lahan, dan pengelolaan limbah. Dalam Indonesia's Green Jobs Conference 2026, Menteri Ketenagakerjaan menyebut Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi sebagai wilayah dengan potensi green jobs yang besar, tetapi tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai masih terbatas.

Apa Tantangan Utamanya?

  • Kesenjangan keterampilan. Pertumbuhan kebutuhan tenaga kerja hijau belum diimbangi ketersediaan pekerja dengan keterampilan yang sesuai.
  • Skema kompetensi dan sertifikasi. Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan proyeksi kebutuhan keterampilan hijau perlu dijawab dengan skema kompetensi dan skema sertifikasi.
  • Kapasitas pelatihan. Kemnaker berencana menambah 17 balai latihan kerja, sebagian untuk pelatihan keterampilan hijau.
  • Data dan definisi. Data tenaga kerja hijau masih terbatas dan definisinya sedang dirumuskan ulang.

Kompetensi Apa yang Dibutuhkan Industri?

Indonesia sudah memiliki Peta Okupasi Nasional Green Jobs yang memetakan profesi di bidang ekonomi hijau untuk pengembangan kurikulum dan sertifikasi. Di sektor industri, beberapa bidang kompetensi yang relevan antara lain:

BidangContoh peran
Pengendalian pencemaran airPenanggung jawab pengendalian pencemaran air, penanggung jawab operasional IPAL
Pengendalian pencemaran udaraPenanggung jawab pengendalian pencemaran udara, pemantauan emisi
Pengelolaan limbah B3Penanggung jawab dan operator pengelolaan limbah B3
Dokumen dan audit lingkunganPenyusun AMDAL, auditor lingkungan
Gas rumah kaca dan daur hidup produkInventarisasi gas rumah kaca, kajian daur hidup (LCA)
Energi terbarukan dan efisiensi energiTeknisi pembangkit energi terbarukan, auditor energi

Banyak skema sertifikasi di bidang ini mensyaratkan pengalaman kerja, bukan hanya pelatihan. Karena itu, pekerja di posisi potensial hijau berada di posisi paling strategis untuk beralih.

Bagaimana Memulai Karier Green Jobs?

  1. Petakan posisi Anda saat ini. Apakah pekerjaan Anda sudah hijau, potensial hijau, atau non hijau.
  2. Pilih bidang kompetensi yang paling dekat dengan pengalaman kerja Anda.
  3. Cek skema sertifikasi dan syarat pendidikan serta pengalamannya.
  4. Kumpulkan bukti kerja sejak sekarang, seperti logbook, laporan, dan dokumen teknis, karena portofolio menjadi bagian dari asesmen.
  5. Ikuti pelatihan berbasis kompetensi sebelum uji kompetensi oleh LSP terlisensi BNSP.

Untuk melihat skema pelatihan dan sertifikasi di bidang lingkungan, kunjungi halaman Training & Certification GreenSkill ID.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa jumlah tenaga kerja hijau di Indonesia? Sekitar 3,45 juta orang pada 2022 berdasarkan Sakernas yang diolah Bappenas, atau sekitar 2,6 persen dari total tenaga kerja.

Berapa target green jobs pemerintah? RPJMN 2025 sampai 2029 menargetkan 5,01 sampai 5,32 juta tenaga kerja hijau pada 2029, atau 2,96 sampai 3,14 persen dari total tenaga kerja.

Apa itu pekerjaan potensial hijau? Pekerjaan yang belum sepenuhnya hijau, tetapi dapat menjadi hijau melalui penerapan teknologi dan praktik berkelanjutan. Jumlahnya sekitar 49 juta pada 2022.

Sektor apa yang paling banyak membuka green jobs? Bappenas memetakan sektor energi, kendaraan listrik, restorasi lahan, dan pengelolaan limbah sebagai penyumbang utama.

Apakah sertifikasi wajib untuk green jobs? Tidak untuk semua green jobs. Beberapa peran, seperti penanggung jawab pengendalian pencemaran air dan udara, memiliki standar kompetensi yang diatur peraturan menteri. Periksa ketentuan untuk peran yang Anda tuju.

Referensi

  1. Direktorat Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas. 2025. Pembangunan Tenaga Kerja Hijau: Pekerjaan Hijau dalam RPJMN 2025 sampai 2029 (paparan). Data: Sakernas 2022, BPS.
  2. Bappenas. 2025. Peta Jalan Pengembangan Tenaga Kerja Hijau Indonesia. Dikutip melalui infografik Katadata.
  3. Bappenas. 2024. Optimalisasi Peluang Green Jobs melalui Penyiapan Tenaga Kerja Hijau. Bappenas Working Papers.
  4. Katadata. 2 September 2026. Target 5 Juta Pekerja Hijau, Kemnaker Bakal Tambah Belasan Balai Latihan Kerja.
  5. Kompas.com. 2 September 2026. Kebutuhan Terus Meningkat, Pemerintah Siapkan Peta Jalan Green Jobs.

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh Tim Editorial GreenSkill ID.