Keakuratan data laboratorium pengujian air limbah diawali dari satu tahapan paling krusial: teknik pengambilan sampel di lapangan. Tanpa prosedur sampling yang benar, analisis laboratorium secanggih apa pun akan menghasilkan data yang bias.
Menyadari pentingnya integritas data lingkungan tersebut, enam personel perwakilan dari tiga fasilitas produksi farmasi terkemuka—Kimia Farma Plant Jakarta, Kimia Farma Plant Watudakon, dan Kimia Farma Plant Banjaran—resmi merampungkan program Pelatihan dan Sertifikasi Petugas Pengambilan Contoh Uji Air (PCUA).
Kegiatan ini diselenggarakan secara daring oleh GreenSkill ID pada 21–23 September 2026, bermitra langsung dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Praktisi Lingkungan Indonesia berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sesi pelatihan online Petugas Pengambilan Contoh Uji Air bagi peserta dari tiga plant Kimia Farma.
Apa Itu Petugas Pengambilan Contoh Uji Air?
Petugas Pengambilan Contoh Uji Air bertugas mengambil contoh air untuk diuji, sehingga hasil pengujian sangat bergantung pada bagaimana contoh itu diambil. Pembahasan lebih lanjut ada di Sertifikasi PCUA BNSP untuk Industri: Panduan Sampling Benar dan Cara Mencegah Bias Data.
Tiga Hari Intensif: Penguatan Teori, Studi Kasus, dan Asesmen BNSP
Program pelatihan dan uji kompetensi ini dirancang secara terstruktur dan terpadu selama tiga hari:
Hari 1–2 (Pembekalan Teknis & Regulasi): Dibimbing langsung oleh narasumber dan praktisi lingkungan berpengalaman, Thorikul Huda, para peserta mendalami materi seputar teknik sampling terstandar SNI/ISO, pengukuran parameter lapangan (in-situ), pengendalian mutu (QA/QC sampling), rantai pengamanan sampel (chain of custody), hingga aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di area sampling. Diskusi berlangsung interaktif dengan membedah tantangan nyata pengelolaan air limbah di industri farmasi.
Hari 3 (Uji Sertifikasi BNSP): Peserta menjalani asesmen portofolio dan wawancara teknis bersama tim asesor dari LSP Praktisi Lingkungan Indonesia guna membuktikan kompetensi kerja sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Seluruh Delegasi Dinyatakan 100% Kompeten
Melalui evaluasi menyeluruh pada akhir program, seluruh peserta dari Kimia Farma Plant Jakarta, Watudakon, dan Banjaran dinyatakan KOMPETEN.
Pencapaian ini memperkuat kesiapan ketiga fasilitas manufaktur Kimia Farma dalam memitigasi risiko bias data uji lingkungan serta memastikan seluruh proses pelaporan lingkungan berkala ke instansi terkait berjalan lebih akuntabel dan compliant.
Apa Kata Peserta?
Salah satu peserta membagikan kesannya setelah mengikuti pelatihan.
“Narasumbernya sangat kompeten di bidangnya dan dapat menambah pengetahuan bagi peserta.”
GreenSkill ID menyediakan pelatihan dan sertifikasi Petugas Pengambilan Contoh Uji Air serta program In House Training untuk perusahaan. Hubungi kami melalui WhatsApp 0812-3000-0811 untuk membahas kebutuhan pelatihan di perusahaan Anda.
Artikel Terkait
- Sertifikasi PCUA BNSP untuk Industri: Panduan Sampling Benar dan Cara Mencegah Bias Data
- Mengapa Sertifikasi PCUA BNSP Wajib bagi Industri?: Aturan Lingkungan Makin Ketat
- Apa Itu BOD, COD, dan TSS dalam Pengujian Kualitas Air Limbah
Ditulis oleh Tim Editorial GreenSkill ID.